Monthly Archives: November 2013

Selamat Datang

Selamat datang di ruang sederhana ini.
Nama saya BW Purba Negara. Singkatnya, panggil saya “BW” atau “Purba”. Saya senang jika anda memanggil saya hanya dengan nama itu, dan bukan yang lainnya.

BW_PurbaNegara__kuil-Hanoi 1.23.27 PM

Ada permainan masa kecil yang membuat saya bercita-cita menjadi sutradara. Ketika masih SD, saya suka membuat “film”. Tidak perlu kamera, tidak perlu proyektor ataupun layar monitor, hanya cukup pensil dan blocknote. Saya menggambar coretan sederhana mulai dari lembar pertama, kemudian pada lembar berikutnya saya membuat gambar serupa dengan posisi sedikit berbeda. Begitu seterusnya , sehingga ketika diputar dengan cepat, gambar itu tampak bergerak. Jangan bayangkan gambarnya bagus, saya samasekali tidak berbakat. Yang saya suka dari permainan ini hanya satu, sensasi gerak. Menurut saya itu ajaib.

Waktu kecil, saya memang suka hal-hal yang ajaib. Bahkan ketika masih SD saya pernah bermimpi jadi tukang sulap. Belajar secara otodidak dari buku-buku yang saya beli di toko buku di dekat sekolah, saya menguasai berbagai trik, mulai dari menyulap sebuah simpul tali menjadi bunga, sampai memasukkan telur ke dalam botol. Saya juga tahu rahasia sulap-sulap yang tampak berbahaya, semisal memasukkan orang ke dalam peti lalu ditusuk dengan banyak pedang, tetapi orang itu tidak apa-apa. Saya hanya tahu rahasianya, tapi tidak pernah mencoba. Butuh biaya besar untuk membuat propertinya sementara uang saku harian saya hanya cukup untuk membeli lumpia. Suatu saat dalam rangkaian belajar trik sulap, karena saya tidak terlalu paham fisika terjadilah kecelakaan kecil yang membuat saya berkeputusan untuk berhenti saja. Tangan saya mengalami luka bakar. Saya malas menceritakan peristiwanya di sini karena itu sangat bodoh. Tapi yang jelas saya kapok. Kapok untuk bercita-cita jadi tukang sulap.

Untungnya, tidak ada yang membuat saya kapok untuk belajar menjadi sutradara. Dan alhamdulillah saya didukung oleh semesta. Tahun-demi tahun berlalu, selepas lulus SMA saya berkesempatan untuk benar-benar belajar membuat film. Hingga saat ini, saya sudah membuat banyak film pendek, baik fiksi maupun dokumenter. Film saya biasa-biasa saja, tapi keajaiban sempat berpihak kepada saya, hingga entah kenapa beberapa dari karya saya mendapat penghargaan di beberapa festival mancanegara. Semoga ada gunanya untuk bangsa dan negara meskipun saya tidak suka upacara bendera.

Sekarang saya sedang belajar untuk menjadi orang yang sederhana saja, yang bukan siapa-siapa.